Ungkapan "Hilangkan Subianto” yang beredar dalam media sosial memicu reaksi sengit. Apakah ini sekadar kelakar kejam, bentuk kemarahan politik, atau sebuah ajakan yang berbahaya? Muncul pertanyaan serius mengenai batas kebebasan berbicara dan dampak dari ujaran kebencian maya. Urgent untuk mengevalu